Primed to Perform (Neel Doshi, Lindsay McGregor)

Primed to Perform (Neel Doshi, Lindsay McGregor)

Book image of Primed to Perform

“Primed to Perform” oleh Neel Doshi dan Lindsay McGregor adalah sebuah buku yang menjelajahi ilmu di balik budaya kinerja tinggi di dalam organisasi. Para penulis berpendapat bahwa metode tradisional untuk memotivasi karyawan, seperti penghargaan dan hukuman, tidak efektif dalam jangka panjang. Sebagai gantinya, mereka mengusulkan pendekatan baru untuk motivasi, yang didasarkan pada ilmu perilaku manusia, yang berfokus pada memenuhi kebutuhan mendasar karyawan.

Buku ini mengambil banyak penelitian di bidang psikologi, neurosains, dan ekonomi untuk mengidentifikasi enam kebutuhan utama yang dimiliki oleh karyawan: motivasi total, bermain, tujuan, potensi, tekanan emosional, dan tekanan ekonomi. Para penulis menjelaskan bagaimana organisasi dapat menciptakan budaya yang memenuhi kebutuhan ini, yang mengarah pada tingkat keterlibatan, produktivitas, dan inovasi yang lebih tinggi.

Melalui contoh nyata dan saran praktis, “Primed to Perform” menawarkan panduan komprehensif bagi pemimpin dan manajer yang ingin menciptakan budaya kinerja tinggi di organisasi mereka. Buku ini menantang asumsi tradisional tentang motivasi dan menawarkan kerangka kerja baru untuk memahami apa yang mendorong perilaku manusia di tempat kerja.

Chapter 1: The Science of Total Motivation

Poin Utama: Memperkenalkan konsep Total Motivation (ToMo), yang menggabungkan berbagai jenis motivasi untuk menciptakan tim dan individu yang berkinerja tinggi.

Penjelasan: ToMo adalah jumlah dari tiga motivator positif (bermain, tujuan, dan potensi) dan tiga motivator negatif (tekanan emosional, tekanan ekonomi, dan inersia). Skor ToMo yang lebih tinggi menunjukkan lingkungan kerja yang lebih sehat dan lebih produktif.

Bacaan Selanjutnya: “Drive: The Surprising Truth About What Motivates Us” oleh Daniel H. Pink, “The Progress Principle: Using Small Wins to Ignite Joy, Engagement, and Creativity at Work” oleh Teresa Amabile dan Steven Kramer.

Chapter 2: Why ToMo Matters

Poin Utama: ToMo memiliki dampak yang signifikan pada kinerja keseluruhan, termasuk kreativitas, adaptabilitas, dan pemecahan masalah.

Penjelasan: Dengan mendorong lingkungan kerja yang positif, organisasi dapat memanfaatkan kekuatan ToMo untuk mendorong peningkatan kinerja, mengurangi tingkat pergantian karyawan, dan mencapai hasil yang lebih baik.

Bacaan Selanjutnya: “Good to Great: Why Some Companies Make the Leap…and Others Don’t” oleh Jim Collins, “The Advantage: Why Organizational Health Trumps Everything Else In Business” oleh Patrick Lencioni.

Chapter 3: Measuring Total Motivation

Poin Utama: ToMo dapat diukur dengan menggunakan survei sederhana untuk menilai motivasi karyawan dan lingkungan kerja secara keseluruhan.

Penjelasan: Dengan mengkuantifikasi ToMo, organisasi dapat mengidentifikasi area perbaikan dan fokus pada menciptakan tenaga kerja yang lebih produktif dan termotivasi.

Bacaan Selanjutnya: “First, Break All the Rules: What the World’s Greatest Managers Do Differently” oleh Marcus Buckingham dan Curt Coffman, “The Employee Experience Advantage: How to Win the War for Talent by Giving Employees the Workspaces they Want, the Tools they Need, and a Culture They Can Celebrate” oleh Jacob Morgan.

Chapter 4: Designing High ToMo Organizations

Poin Utama: Menciptakan organisasi ToMo tinggi melibatkan perancangan sistem dan proses yang mendukung bermain, tujuan, dan potensi sambil meminimalkan motivator negatif.

Penjelasan: Bab ini menyediakan strategi bagi organisasi untuk membangun budaya kerja yang positif, seperti meningkatkan otonomi, mendorong pekerjaan yang didorong oleh tujuan, dan menciptakan rasa memiliki.

Bacaan Selanjutnya: “Reinventing Organizations: A Guide to Creating Organizations Inspired by the Next Stage of Human Consciousness” oleh Frederic Laloux, “Delivering Happiness: A Path to Profits, Passion, and Purpose” oleh Tony Hsieh.

Chapter 5: Leading for Total Motivation

Poin Utama: Pemimpin yang efektif dapat menginspirasi dan memupuk ToMo dalam tim mereka dengan menampilkan nilai-nilai dan perilaku yang tepat.

Penjelasan: Bab ini menekankan pentingnya kepemimpinan otentik, empati, dan komunikasi dalam menciptakan lingkungan ToMo yang tinggi.

Bacaan Selanjutnya: “The Five Dysfunctions of a Team: A Leadership Fable” oleh Patrick Lencioni, “Leaders Eat Last: Why Some Teams Pull Together and Others Don’t” oleh Simon Sinek.

Chapter 6: The Future of Work

Poin Utama: Organisasi yang mengutamakan ToMo akan lebih berhasil dalam dunia kerja yang terus berubah dan didorong oleh inovasi.

Penjelasan: Dengan mendorong budaya kreativitas, adaptabilitas, dan kolaborasi, organisasi dapat tetap unggul dan menghadapi tantangan kompleks di masa depan.

Bacaan Selanjutnya: “The Agile Organization: How to Build an Innovative, Sustainable and Resilient Business” oleh Linda Holbeche, “The Startup Way: How Modern Companies Use Entrepreneurial Management to Transform Culture and Drive Long-Term Growth” oleh Eric Ries.

Chapter 7: Building a Movement

Poin Utama: Gerakan menuju organisasi ToMo tinggi dapat berdampak positif tidak hanya pada bisnis tetapi juga pada masyarakat yang lebih luas.

Penjelasan: Dengan mengutamakan ToMo, organisasi dapat berkontribusi pada karyawan yang lebih bahagia dan lebih sehat, peningkatan kesejahteraan, dan dunia yang lebih berkelanjutan dan adil.

Bacaan Selanjutnya: “The Purpose Economy: How Your Desire for Impact, Personal Growth and Community Is Changing the World” oleh Aaron Hurst, “Conscious Capitalism: Liberating the Heroic Spirit of Business” oleh John Mackey dan Raj Sisodia.

Chapter 8: The Total Motivation Manifesto

Poin Utama: Total Motivation Manifesto menguraikan prinsip-prinsip dan nilai-nilai yang membimbing organisasi ToMo tinggi.

Penjelasan: Bab ini merangkum ide-ide utama dari buku ini, menyediakan peta jalan bagi organisasi untuk membangun dan mempertahankan lingkungan ToMo tinggi yang dapat membawa kesuksesan jangka panjang.

Bacaan Selanjutnya: “Everybody Matters: The Extraordinary Power of Caring for Your People Like Family” oleh Bob Chapman dan Raj Sisodia, “The Corporate Culture Survival Guide” oleh Edgar H. Schein.

Dengan memahami poin utama dari setiap bab “Primed to Perform,” Anda dapat mulai menerapkan prinsip-prinsip Total Motivation pada organisasi Anda sendiri dan menciptakan tenaga kerja yang lebih produktif, terlibat, dan termotivasi. Saran bacaan lebih lanjut menyediakan wawasan dan strategi tambahan untuk membangun tim berkinerja tinggi dan menciptakan budaya kerja yang berkembang.

Last updated on