Konsep Kunci

Penyimpanan kunci-nilai adalah jenis database NoSQL yang menyimpan data sebagai kumpulan pasangan kunci-nilai. Di jenis database ini, data diakses dan dimanipulasi menggunakan kunci daripada bahasa query terstruktur (SQL). Penyimpanan kunci-nilai dirancang untuk sangat skalabel dan performa, menjadikannya pilihan populer untuk aplikasi yang membutuhkan akses data yang cepat dan efisien.

Kunci

Kunci adalah pengidentifikasi unik yang digunakan untuk mengakses dan memanipulasi data dalam penyimpanan kunci-nilai. Kunci dapat berupa string atau nilai numerik apa saja dan biasanya digunakan untuk merepresentasikan sebuah data tertentu. Sebagai contoh, kunci mungkin berupa alamat email pengguna dalam penyimpanan kunci-nilai yang menyimpan data pengguna.

Kunci digunakan untuk mengambil data dari database. Saat klien mengambil data, database mencari kunci dalam indeksnya dan mengembalikan nilai yang terkait. Kunci juga dapat digunakan untuk memperbarui atau menghapus data dalam database.

Nilai

Nilai adalah data yang terkait dengan kunci dalam penyimpanan kunci-nilai. Nilai dapat berupa tipe data apa saja, termasuk string, angka, dan struktur data kompleks seperti objek JSON. Sebagai contoh, dalam penyimpanan kunci-nilai yang menyimpan data pengguna, nilai mungkin berupa objek JSON yang berisi informasi pengguna, seperti nama, alamat email, dan nomor telepon.

Nilai dapat berukuran apa saja, mulai dari beberapa byte hingga beberapa gigabyte. Beberapa penyimpanan kunci-nilai, seperti Redis, mendukung berbagai struktur data, termasuk string, hash, daftar, dan himpunan terurut.

Operasi

Penyimpanan kunci-nilai biasanya mendukung sekumpulan operasi yang terbatas, termasuk:

  • Dapatkan: Ambil nilai yang terkait dengan kunci tertentu.
  • Masukkan: Simpan pasangan kunci-nilai dalam database.
  • Hapus: Hapus pasangan kunci-nilai dari database.

Beberapa penyimpanan kunci-nilai juga mendukung operasi tambahan, seperti:

  • Batch: Lakukan beberapa operasi dalam satu transaksi.
  • Scan: Ambil kumpulan pasangan kunci-nilai.

Model Konsistensi

Penyimpanan kunci-nilai dapat mendukung model konsistensi yang berbeda, yang menentukan bagaimana data direplikasi dan didistribusikan di beberapa node dalam sistem terdistribusi. Beberapa model konsistensi umum meliputi:

  • Konsistensi eventual: Data akhirnya konsisten di seluruh node dalam sistem, tetapi mungkin ada penundaan antara pembaruan.
  • Konsistensi kuat: Data segera konsisten di seluruh node dalam sistem, tetapi hal ini dapat merusak performa.

Kasus Penggunaan

Penyimpanan kunci-nilai umumnya digunakan dalam aplikasi yang membutuhkan akses data yang cepat dan efisien. Beberapa kasus penggunaan umum meliputi:

  • Caching: Penyimpanan kunci-nilai dapat digunakan untuk menyimpan data yang sering diakses, mengurangi jumlah permintaan ke database yang mendasarinya.
  • Penyimpanan sesi: Penyimpanan kunci-nilai dapat menyimpan data sesi untuk aplikasi web, memungkinkan pengguna mempertahankan status sesi mereka di seluruh permintaan.
  • Analitik real-time: Penyimpanan kunci-nilai dapat menyimpan dan menganalisis data real-time, seperti perilaku pengguna di situs web atau aplikasi.

Contoh

Beberapa penyimpanan kunci-nilai populer meliputi:

  • Redis: Penyimpanan kunci-nilai dalam memori yang mendukung berbagai struktur dan operasi data.
  • Amazon DynamoDB: Database dokumen dan kunci-nilai yang sepenuhnya dikelola yang dirancang untuk sangat skalabel dan performa.
  • Apache Cassandra: Penyimpanan kunci-nilai terdistribusi yang dirancang untuk sangat tersedia dan toleran terhadap kesalahan.

Bacaan Lebih Lanjut

Last updated on