Profil

Pengenalan

Penyimpanan objek adalah jenis arsitektur penyimpanan data yang mengelola data sebagai objek daripada sebagai blok atau file. Objek-objek ini disimpan dalam sebuah ruang alamat datar dan dapat diakses melalui pengidentifikasi unik. Penyimpanan objek dirancang untuk menangani jumlah data yang besar dan tidak terstruktur. Sering digunakan dalam aplikasi berbasis cloud, sistem cadangan dan arsip, dan aplikasi lain yang membutuhkan skalabilitas dan daya tahan yang tinggi.

Karakteristik Kunci

  • Model data berbasis objek
  • Tidak ada skema tetap
  • Mendukung data tidak terstruktur
  • Skalabilitas dan daya tahan yang tinggi
  • Konsistensi yang akhirnya
  • Sharding dan replikasi otomatis

Teorema CAP

Penanganan Umum Teorema CAP

Penyimpanan objek dirancang untuk memprioritaskan ketersediaan dan toleransi partisi daripada konsistensi, menjadikannya cocok untuk aplikasi yang membutuhkan ketersediaan dan daya tahan yang tinggi.

Jaminan Konsistensi

Penyimpanan objek biasanya memberikan konsistensi yang akhirnya, yang berarti bahwa pembaruan ke database mungkin memerlukan waktu untuk menyebar ke semua node dalam sistem. Beberapa database juga menawarkan konsistensi yang kuat, memastikan bahwa semua node melihat data yang sama secara bersamaan.

Jaminan Ketersediaan

Penyimpanan objek dirancang untuk memprioritaskan ketersediaan, yang berarti dapat terus beroperasi bahkan jika beberapa node dalam sistem gagal.

Jaminan Toleransi Partisi

Penyimpanan objek dirancang untuk sangat skalabel dan menangani jumlah data yang besar di seluruh node. Ini menggunakan sharding dan replikasi otomatis untuk memastikan bahwa data didistribusikan secara merata di seluruh sistem dan dapat terus beroperasi bahkan jika beberapa node gagal.

Penggunaan

Penggunaan Terbaik

Penyimpanan objek sangat cocok untuk aplikasi yang membutuhkan skalabilitas dan daya tahan yang tinggi dengan data yang tidak terstruktur, seperti aplikasi berbasis cloud, sistem cadangan dan arsip, dan jaringan distribusi konten.

Penggunaan Netral

Penyimpanan objek juga dapat digunakan untuk aplikasi yang memerlukan data semi-terstruktur atau terstruktur tetapi mungkin bukan pilihan terbaik untuk aplikasi yang memerlukan konsistensi yang ketat atau transaksi yang kompleks.

Penggunaan Terburuk

Penyimpanan objek mungkin bukan pilihan terbaik untuk aplikasi yang memerlukan join atau transaksi yang kompleks atau untuk aplikasi yang memerlukan konsistensi yang ketat.

Peran di Desain Sistem

Penyimpanan objek sangat cocok untuk sistem yang memerlukan skalabilitas dan daya tahan yang tinggi, seperti sistem terdistribusi dan aplikasi berbasis cloud.

Data

Model Data

  • Model data berbasis objek
  • Database non-relasional
  • Keuntungan: model data fleksibel, kemampuan menyimpan data tidak terstruktur, kinerja yang baik dengan kumpulan data yang besar
  • Kekurangan: mungkin tidak cocok untuk aplikasi yang memerlukan konsistensi yang ketat atau transaksi yang kompleks

Bahasa Kueri

  • Bahasa kueri NoSQL (misalnya, API Amazon S3)
  • Keuntungan: sederhana, mudah digunakan, kinerja yang baik dengan kumpulan data yang besar
  • Kekurangan: mungkin tidak sekuat SQL untuk kueri yang kompleks

Skalabilitas

Cara Meningkatkan Performa

Penyimpanan objek dapat dibuat berkinerja melalui pengindeksan dan teknik optimasi kinerja lainnya.

Penanganan Lalu Lintas Tinggi

Penyimpanan objek sangat cocok untuk beban kerja baca-tulis tinggi tetapi mungkin memerlukan pertimbangan partisi data dan replikasi tambahan.

Meningkatkan Skalabilitas Basis Data

Penyimpanan objek dapat ditingkatkan secara horizontal melalui sharding dan replikasi otomatis.

Penggunaan dalam Sistem Terdistribusi

Penyimpanan objek dapat digunakan dalam sistem terdistribusi tetapi mungkin memerlukan pertimbangan partisi data dan replikasi tambahan.

Replikasi

Penyimpanan objek biasanya menggunakan replikasi otomatis untuk memastikan ketersediaan dan daya tahan data. Praktik terbaik untuk replikasi termasuk menggunakan faktor replikasi setidaknya tiga dan memastikan bahwa replika didistribusikan di beberapa pusat data.

Dalam Praktik

Praktik Terbaik

  • Gunakan pengindeksan dan teknik optimasi kinerja lainnya untuk meningkatkan kinerja kueri.
  • Gunakan faktor replikasi setidaknya tiga untuk memastikan ketersediaan dan daya tahan data.
  • Pantau sistem untuk masalah kinerja dan sesuaikan jika perlu.

Kesalahan Umum

  • Tidak memahami model data dan bagaimana ini memengaruhi kinerja kueri
  • Tidak mengkonfigurasi replikasi dan sharding dengan benar
  • Tidak memantau sistem untuk masalah kinerja

Penyimpanan Data Serupa

  • Amazon S3
  • Google Cloud Storage
  • Microsoft Azure Blob Storage

Bacaan Lanjutan

  • “Penyimpanan Objek untuk Awam” oleh Tom Leyden
  • “Tujuh Database dalam Tujuh Minggu: Panduan untuk Database Modern dan Gerakan NoSQL” oleh Luc Perkins, Jim Wilson, dan Eric Redmond
Last updated on