Menyeimbangkan Menjadi Orang Tua dan Belajar: Memanfaatkan Kekuatan Buku Audio

Menyeimbangkan Menjadi Orang Tua dan Belajar: Memanfaatkan Kekuatan Buku Audio

Artikel ini adalah hasil terjemahan dengan bantuan mesin. Karenanya akan ada pergeseran nuansa dari artikel aslinya. Untuk mendapatkan pesan dan nuansa asli dari artikel ini, silakan kunjungi artikel yang asli di: Balancing Parenthood and Learning: Harnessing the Power of Audiobooks

بِسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.

29 Juli 2023

Sebagai individu dengan waktu terbatas untuk pembelajaran mendalam, gw menghadapi tantangan yang signifikan saat menemukan solusi pembelajaran yang efektif. Kelahiran anak kedua gw membawa perubahan signifikan dalam rutinitas harian gw, membuat gw semakin sedikit waktu untuk mendedikasikan pertumbuhan dan pendidikan pribadi gw. Perubahan mendadak ini berarti gw harus mencari cara alternatif untuk terus belajar dan memperluas pengetahuan gw sambil menangani tanggung jawab sebagai orang tua dan pekerjaan.

Masalah: Batasan Waktu dan Fokus yang Terbatas

Kedatangan anak kedua gw membawa banyak tanggung jawab dan tuntutan baru pada waktu gw. Merawat bayi baru lahir membutuhkan perhatian dan perawatan yang konstan, menyisakan sedikit ruang untuk kegiatan pribadi. Selain itu, komitmen profesional gw dan kebutuhan untuk menafkahi keluarga berarti gw membutuhkan lebih banyak waktu untuk pembelajaran yang terfokus.

Sebelumnya, gw dapat mendedikasikan waktu berjam-jam untuk pembelajaran mendalam, membenamkan diri dalam buku, kursus online, dan sumber daya pendidikan lainnya. Namun, dengan kedatangan anak kedua gw, waktu yang tersedia untuk kegiatan tersebut berkurang drastis. Gw mendapati diri gw hanya memiliki sedikit waktu yang gw miliki, membuatnya sulit untuk terlibat dalam sesi pembelajaran yang mendalam dan terkonsentrasi.

Selain itu, sifat tanggung jawab gw sebagai orang tua membuat perhatian gw sering terbagi. Gw membutuhkan solusi yang memungkinkan gw belajar dalam waktu singkat tanpa memerlukan fokus yang intens atau blok waktu tanpa gangguan. Gw ingin menemukan cara untuk terus mengembangkan pengetahuan gw dan tetap terlibat secara intelektual, bahkan pada saat-saat ketika gw tidak dapat mencurahkan perhatian penuh gw untuk belajar.

Kriteria Solusi

Untuk mengatasi kendala belajar gw, gw menetapkan satu set kriteria untuk solusi ideal:

  1. Mode Fokus Rendah: Solusi seharusnya memungkinkan gw untuk belajar sambil terlibat dalam aktivitas “pilot otomatis”, di mana gw dapat mengambil sampel ide tanpa pemahaman mendalam. Ini akan memungkinkan gw untuk membiasakan diri dengan topik dan menemukannya nanti.
  2. Aksesibilitas: Solusi harus dapat diakses dari ponsel cerdas gw atau perangkat apa pun yang dapat gw bawa saat berjalan-jalan pagi atau melakukan aktivitas fisik. Seharusnya tidak mengharuskan gw untuk dikurung di ruang belajar gw.
  3. Jeda dan Lanjutkan: Gw harus menjeda dan melanjutkan pembelajaran menggunakan solusi saat istirahat dari pekerjaan atau aktivitas lainnya.

Dengan menetapkan kriteria ini, gw bertujuan untuk menemukan solusi yang sesuai dengan rutinitas harian gw dan memungkinkan gw memanfaatkan waktu terbatas yang gw miliki untuk belajar.

Masukkan Buku Audio

Perjalanan gw dengan buku audio dimulai ketika gw menemukan saluran “permainan produktivitas” di YouTube. Penasaran dengan konsepnya, gw menyadari bahwa buku audio selaras dengan kriteria solusi gw. Kemampuan untuk mendengarkan buku dan konten pendidikan sambil melakukan aktivitas lain adalah cara yang ideal untuk melanjutkan perjalanan belajar gw.

Gw menemukan bahwa langganan buku O’Reilly gw menyertakan buku audio, yang selanjutnya memperluas pilihan gw. Ini berarti gw dapat mengakses berbagai konten teknis dan teknik dalam format audio, memungkinkan saya untuk tetap mengikuti perkembangan terbaru di bidang saya. Selain itu, gw mulai menggunakan aplikasi Blinkist untuk mengambil sampel ide dari buku non-teknik, non-fiksi, yang semakin mendiversifikasi pengalaman belajar gw.

Pola Penggunaan

Gw menemukan waktu tertentu sepanjang hari ketika gw dapat memasukkan buku audio ke dalam rutinitas gw:

  1. Jalan-Jalan Pagi: Gw menggunakan buku audio selama jalan-jalan pagi dengan anak-anak gw. Ini memungkinkan gw untuk belajar sambil menghabiskan waktu bersama mereka dan berolahraga. Lingkungan yang damai dan udara segar menciptakan lingkungan yang ideal untuk menyerap informasi baru.
  2. Waktu istirahat makan siang: Gw menggunakan waktu istirahat makan siang untuk melanjutkan perjalanan belajar gw. Alih-alih menggulir media sosial atau menonton video tanpa berpikir, gw menggunakan waktu ini untuk mendengarkan buku audio. Ini membantu gw memperluas pengetahuan gw dan memberikan istirahat mental dari pekerjaan.
  3. Sebelum Tidur: Gw juga menggunakan buku audio untuk bersantai sebelum tidur, mirip dengan ASMR. Gw dapat menenangkan diri dengan mendengarkan suara-suara menenangkan yang menceritakan konten pendidikan sambil tetap terlibat dengan informasi berharga. Ini telah menggantikan kebiasaan menggulir ponsel gw tanpa berpikir sebelum tidur, memungkinkan gw untuk mengakhiri hari dengan catatan yang produktif.

Bagaimana Gw Menggunakan Buku Audio

Meskipun buku audio tidak cocok untuk topik terkait pengkodean yang membutuhkan praktik langsung, gw menganggapnya berharga untuk mengeksplorasi konsep dan teori. Inilah cara gw memasukkan buku audio ke dalam proses pembelajaran gw:

  1. Buku Audio Lengkap: Gw menggunakan buku audio lengkap untuk topik teknik guna mendapatkan pemahaman filosofis tentang materi pelajaran. Ini memungkinkan gw untuk memahami konsep dan prinsip yang lebih luas. Meskipun gw mungkin tidak dapat mengikuti contoh kode atau latihan, gw masih dapat menyerap ide dan teori yang mendasarinya.
  2. Versi Ringkasan: Gw sering mendengarkan versi ringkasan buku audio untuk topik non-teknis. Versi ringkas ini memberikan ikhtisar singkat tentang gagasan utama dan intisari buku. Jika sebuah buku menarik minat gw, gw mempelajari versi lengkapnya untuk mengeksplorasi ide lebih dalam. Pendekatan ini memungkinkan gw untuk mencicipi berbagai topik dan memutuskan mana yang ingin gw jelajahi lebih lanjut.

Hasil dan Manfaat

Menggunakan buku audio sebagai alat pembelajaran telah membawa beberapa manfaat bagi perjalanan belajar gw:

  • Gw puas dengan fleksibilitas dan kenyamanan yang ditawarkan buku audio. Meskipun mungkin ada tantangan dalam menyinkronkan kecepatan belajar dengan kecepatan narator, ini bukanlah masalah yang signifikan untuk pembelajaran dengan fokus rendah. Kemampuan untuk menjeda dan melanjutkan kapan saja memungkinkan gw menyesuaikan pembelajaran dengan jadwal gw tanpa merasa kewalahan.
  • Buku audio memungkinkan gw memasukkan slot pembelajaran tambahan ke dalam jadwal gw. Gw dapat membuat kemajuan dalam tujuan belajar gw dengan memanfaatkan waktu yang sebelumnya tidak produktif, seperti saat berjalan atau istirahat. Ini sangat berharga selama periode sibuk ketika menemukan waktu belajar khusus itu menantang.
  • Kemampuan untuk mengambil sampel ide dan menyelami konsep sambil terlibat dalam aktivitas “pilot otomatis” sangat berharga. Buku audio telah menjadi alat yang berharga untuk pembelajaran berkelanjutan dalam berbagai aspek kehidupan gw. Apakah mengeksplorasi konsep teknik baru atau mendapatkan wawasan dari buku non-fiksi, buku audio memungkinkan gw untuk tetap terlibat secara intelektual bahkan ketika waktu gw terbatas.

Namun, penting untuk diperhatikan bahwa buku audio bukanlah pengganti kegiatan pembelajaran dengan fokus tinggi seperti membaca buku dan bereksperimen dengan kode secara langsung. Sebagai seorang insinyur perangkat lunak, terlibat dalam praktik langsung dan secara aktif menulis kode untuk memahami dan menerapkan konsep sangatlah penting. Buku audio berfungsi sebagai alat pelengkap untuk mendapatkan pemahaman filosofis dan mengeksplorasi ide, tetapi mereka harus melanjutkan proses pembelajaran aktif.

Kesimpulannya, pengalaman gw menggunakan buku audio sebagai bahan pembelajaran terbukti menjadi solusi sukses untuk keterbatasan waktu gw. Dengan merangkul buku audio, gw melanjutkan perjalanan belajar gw, mengambil sampel ide, dan memperluas pengetahuan gw saat terlibat dalam aktivitas sehari-hari. Kenyamanan dan aksesibilitas buku audio memungkinkan gw memanfaatkan waktu gw yang terbatas dan memasukkan pembelajaran ke dalam berbagai aspek kehidupan gw. Meskipun buku audio mungkin tidak cocok untuk semua jenis pembelajaran, buku audio tersebut tentunya merupakan tambahan yang berharga untuk perangkat pembelajaran gw.

Gw merekomendasikan memasukkan buku audio ke dalam aktivitas harian lo kalo lo menghadapi keterbatasan waktu yang sama tetapi masih sangat ingin belajar dan berkembang. Mereka menyediakan cara yang fleksibel dan mudah diakses untuk melanjutkan perjalanan belajar lo, memungkinkan lo memaksimalkan waktu terbatas lo. Rangkullah kekuatan buku audio dan buka dunia pengetahuan sambil menjalani kehidupan sehari-hari lo. Ingatlah untuk melengkapi buku audio dengan aktivitas pembelajaran fokus tinggi untuk memastikan pengalaman belajar yang menyeluruh dan komprehensif.

Last updated on